Rabu, 03 Agustus 2016 - 07:32:06 WIB

Bos BEI akui dana tax amnesty belum masuk pasar modal

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bursa

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) telah merilis dana repatriasi dalam program pengampunan pajak (tax amnesty). Tercatat dana sudah masuk ke Indonesia mencapai Rp 3,7 triliun hingga akhir Juli 2016. Sayangnya, dana ini belum sepeser pun yang masuk ke instrumen pasar modal.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio mengatakan, meski dana tersebut belum masuk pasar modal, namun dana tersebut mampu memberikan manfaat pada kegiatan di sektor pasar modal nasional.

"Ya belum (masuk pasar modal). Tapi buat bursa kan bukan soal besar atau kecilnya (dana yang masuk)," kata Tito dalam World Islamic Economic Forum (WIEF) 2016 di Jakarta Convention Center, Selasa (2/8).

Menurut Tito, banyak manfaat tax amnesty. Pertama, investor bisa melakukan crossing saham sekaligus mengakui saham yang benar. Sebab, masih banyak perusahaan di Indonesia yang kepemilikan saham oleh asing lebih besar.

"Kita percaya 15 persen sampai 20 persenan itu milik orang Indonesia yang mereka sepakat dan mengakui. Ini kan artinya bukan hanya 2 persen dana masuk, tapi itu akan membuat capital account dari balance of payment kita menguat, devisa menguat, currency menguat, interest turun," imbuhnya.

Kedua, BEI ingin dana tersebut tidak masuk ke deposito, melainkan bisa ditampung pada instrumen-instrumen saham. Terakhir, dana repatriasi juga bisa memberikan potensi kepada para perusahaan yang ingin melantai di bursa saham Indonesia (IPO).

Meski begitu, pihaknya masih menunggu penyelesaian Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 120 mengenai perpindahan instrumen yang masih dalam tahap finalisasi.

"Karena begitu itu (PMK No 120) keluar, bursa akan mengeluarkan beberapa kebijakan dan insentif untuk orang masuk lebih cepat dan tidak menunggu Desember. Dari situ baru bicara angka," jelas Tito.

 




Isi Komentar :
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
  • "Sukuk ritel bisa jadi alternatif investasi, karena dikeluarkan oleh pemerintah jadi dijamin 100%.
  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
Link

• 06 Maret 2015
Expo iB Vaganza 2015
• 08 Maret 2015
iB Vaganza Fun Bike 2015
BPR Syariah Investama Mega Bakti juga melayani pembayaran melalui PermataMini ATM kerjasama dengan Permata Bank Syariah